Viral~ Israel Serang Masjid Al Aqsa di Bulan Puasa 2021

youtube tvOneNews

Lebih dari 100 setia Masjid Tarawih Al-Aqsa terluka setelah berpartisipasi dalam bentrokan dengan polisi Israel pada Jumat (7/5) malam. Konfrontasi dipicu oleh intervensi oleh polisi Israel pada peziarah yang membuat doa tarawih di Ramadhan.

Bentrokan berdarah terjadi di Masjid Al Aqsa. Ratusan orang yang terluka, bahkan terluka setelah polisi Israel menyerang Palestina yang baru saja patah dengan entri Muslim pada Jumat (7/5/2021).

Polisi Israel bahkan menggunakan peluru karet dan granat kejut. Sementara Palestina menggunakan batu ke perangkat.

Kota Reuters, insiden itu dimulai di tengah-tengah manifestasi Palestina dari potensi untuk mengekspos sejumlah rumah untuk koloni Yahudi. Mereka mengisi bukit-bukit di sekitar masjid.

Mereka dihadapkan dengan ratusan polisi Israel dengan fasilitas lengkap. Situasinya awalnya tenang, tetapi setelah melanggar puasa, kondisinya panas dan konfrontasi.

Para pejabat masjid al-Aqsa berteriak untuk semua pihak untuk tetap tenang. "Polisi harus segera berhenti menembak granat kejut ke arah jemaat dan orang-orang muda harus tenang dan tenang!" AL-AQSA resmi pertama pada saat kejadian.

Paramedis paramedis menyatakan bahwa 200 warga Palestina terluka dalam insiden itu. Mereka dirawat di rumah sakit setelah disentuh oleh peluru karet pada bulan Bulan Sabit Merah Palestina.

Seorang warga harus kehilangan matanya dan dua cedera serius lainnya di kepala. Ada juga mereka yang menjalani retak tulang rahang.

Sementara itu, polisi Israel menelepon Palestina untuk membahayakan stafnya. Seorang juru bicara polisi Israel mengatakan warga telah melemparkan batu, kembang api, dan benda-benda lain ke polisi dan menyebabkan enam lainnya terluka.

"Kami akan sangat bereaksi semua gangguan kekerasan, kerusuhan, atau tindakan yang akan membahayakan staf kami dan mencoba menemukan pihak yang bertanggung jawab dan mencobanya," kata juru bicara kepolisian Israel ".

Masalah ini dimulai ketika Israel menduduki tanah Sheikh Jarrah. Persidangan akan dilakukan pada hari Senin (20/5/2021) besok.

Perselisihan ini telah terjadi selama bertahun-tahun. Awal tahun ini, Pengadilan Negeri Yerusalem memutuskan bahwa rumah-rumah itu sah milik keluarga Yahudi.

Pengadilan mengutip pembelian tanah yang dilakukan beberapa dekade lalu. Tetapi keluarga-keluarga Palestina membuktikan bahwa rumah mereka diperoleh dari otoritas Yordania yang mengendalikan Yerusalem Timur antara tahun 1948 dan 1967.

Sementara itu, Amerika Serikat dan Eropa memanggil kedua pihak untuk menjauhkan diri. Sementara Iran mengkritik tindakan yang dilakukan di Masjid Al-Aqsa dan menyebutnya "kejahatan perang".

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan juga membuka suara. Peluncuran AFP bahwa ia menyebut Israel sebagai negara teroris.

"Israel, negara teroris yang kejam, menyerang Muslim di Yerusalem Wild tanpa etika," kata Erdogan.

Sampai Sabtu (8/5/2021), kekerasan belum terjadi. Polisi Israel menarik kanon air dan peluru karet untuk membubarkan para pengunjuk rasa Palestina di Yerusalem-timur per hari setelah konfrontasi yang sengit di Masjid Al-Aqsa.

Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
Comment url